Selasa, 15 September 2015

Himasika ITS


Di semester 5 dan 6 kuliah saya di ITS, saya merasa akan lebih merasa sibuk. Bukan hanya karena mata kuliah yang cenderung semakin sulit, tapi juga tentang kesibukan di uar kuliah yang semakin menggeliat di kepala saya. Maklum, sekarang saya harus menerima amanah sebagai Ketua Departemen di HMJ tempat saya berkuliah. Awalnya saya hanya memilih departemen untuk berkonstribusi sesuai minat saya di bidang keilmiahan,. 

Saat terjun di suatu organisasi, pasti ada tujuan yang harus di capai. Karena Organisasi adalah sekumpulan orang yang berkumpul karena mempunyai tujuan yang sama. Oleh karena itulah, rasanya tidak afdol jika kita tidak tahu visi dan misi dari organisasi tersebut. Kalau saya yang berkonstribusi di HMJ ini, maka saya harus mengetahui Visi dan Misi Organisasi ini. Berikut Visi dan Misi dari HMJ ini.

Visi Himasika ITS

Menjadi organisasi Rujukan terdepan di KM(Keluarga Mahasiswa) ITS dalam usaha pencapaian Tri Dharma Perguruan Tinggi

Misi Himasika ITS

1.  Mencetak Kader yang berwawqsan Akademik
2. Berpartisipasi Aktif dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi
3. Ikut serta dalam upaya menyelesaikan permasalahan masyarakat

Semoga bermanfaat guys, dan semoga bisa berkonstrinstribusi sesuai passion kita.


Fisika Klasik Sebagai Teori Awal Sebelum Teori Fisika Kuantum

Dalam ilmu fisika, tingkat tertinggi dalam mempelajari fisika adalah Fisika Kuantum. Dalam bahasan mengenai fisika kuantum, terdapat kejadian-kejadian yang menyebabkan munculnya teori kuantum . Teori Kuantum dalam Fisika dikenal sebagai ilmu Fisika Modern. Sebelum hal itu muncul terdapat Fisika Klasik yang berkembang sampai abad ke Sembilan belas. Dalam kajian Fisika Klasik, dikenal dua cabang utama, yaitu Mekanika Klasik Newtonian dan teori medan elektromagnetiki maxwellian. Atau bisa juga dikatakan partikel sebagai satu kesatuan. Mekanika klasik dicirikan dengan kehadiran partikel yang terkurung dalam suatu ruang. Terkurung yang dimaksud disini adalah adanya batas yang jelas antara materi dan lingkungan dalam artian sesuatu di luar materi tersebut. Sedangkan teori Medan Elektromagnetik dicirikan sebaai kuantitas suatu medan yang dihasilkan dari suatu gelombang yang menyebar dalam suatu ruang. Medan tersebut tersebar menyerupai kabut di dalam suatu ruangan dengan ketebalan yang berbeda-beda dan menipis hingga akhirnya benar-benar lenyap. Batas antara ruang yang bermedan dan ruang tak bermedan bersifat kabur atau tidak jelas

 
Design by Wordpress Theme | Bloggerized by Free Blogger Templates | JCPenney Coupons